Idul Adha VS Pandemi
Selamat hari idul adha 1441H. Masih disuasana pandemi pastinya. Dan masih hidup sesuai protokol, masker dan tetap jaga jarak.
Selama beberapa bulan ini, menjadi sebuah kemakluman dan hal yang terbiasa biasa. Dan pastinya sudah bosan serta rindu suasana seperti semula.
Namun selain itu, masih banyak saudara saudara kita yang teridentifikasikan sebagai pasien covid 19.
Seperti di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melarang masjid-masjid di sembilan desa menyelenggarkan shalat berjemaah Idul Adha, lantaran masuk kategori zona merah Covid-19.
Larangan itu tertuang dalam surat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun bernomor 443/6481/402.102/2020 tentang larangan menggelar shalat Idul Adha di zona merah.
Sembilan desa yang dilarang menyelenggarakan shalat Idul Adha yakni Desa Glonggong Kecamatan Dolopo, Desa Jogodayuh Kecamatan Geger, Desa Purwosari Kecamatan Wonoasri, Desa Muneng Kecamatan Pilangkenceng, Desa Sidomulyo Kecamatan Sawahan, Desa Sidorejo Kecamatan Wungu, Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari, Desa Sidorejo Kecamatan Saradan, dan Desa Pagotan Kecamatan Geger.
“Sembilan desa tidak diperbolehkan menggelar shalat Idul Adha di masjid ataupun di lapangan karena masuk zona merah Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Soelistyo Widyantono, Kamis (30/7/2020).
Surat edaran Dinkes Kabupaten Madiun juga melengkapi surat edaran Bupati perihal penyelenggaraan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tahun 1441 H/2020 M.
Begitu mirisnya keadaan ini, dan sangat memprihatinkan. Idul Adha yang seharusnya menjadi ibadah tahunan menjadi tidak begitu berkesan.
Di tempat ku, yang menjadi adat kebiasaan tiap idul adha adalah dari mulai takbiran semalam suntuk, dilanjutkan selepas sholat subuh sampai menjelang masuk waktu sholat id.
Dilanjutkan makan bersama di masjid dengan menu ketupat opor. Selepas itu baru menyembelih hewan kurban.
Namun agak berbeda dengan tahun ini, takbir hanya selepas isyak sampai tengah malam, itupun tidak semeriah tahun tahun yang lalu. Sedang acara makan ketupat, diadakan namun tidak begitu meriah.
Begitulah pandemi ini sangat membuat apapun menjadi tidak meriah.
Post a Comment for "Idul Adha VS Pandemi"